Asesori Blog, Perlukah?

Oktober 10, 2006

Esensi sebuah blog, terletak pada content atau isinya. Tapi, apa lalu blogger harus melupakan yang namanya design? Enggak donk. Isinya oke, tapi tampilannya amburadul, jarang ada yang mau kembali lagi.

Situs blog memang tidak harus punya tampilan keren, penuh warna, dan sebagainya. Tapi yang harus -menurut saya- adalah rapi atau teratur. Setidaknya pengunjung bisa nyaman gitu deh baca tulisan blog yang dikunjungi. Trus, pengunjung gak bingung dengan navigasi atau menu-menu yang ada di blog kita.

Lalu pernak-pernik atau asesori, perlu gak sih?
Tentu sesuai keinginan pemiliknya.

Jika pemilik blog sudah mulai menambahkan asesori ke dalam blognya, hendaknya jangan semua asesori blog yang ada di Internet asal dimasukkan saja. Pilih yang sesuai tempat dan kebutuhan (atau keinginan?). Sesuaikan letak-letak asesori tersebut pada layout. Sesuaikan warna, font, serta ukurannya.

Tetap ingin menambahkan banyak asesori? Boleh saja, asal tetap rapi dan teratur tata letaknya. Coba analisa ulang, bagaimana sebaiknya penempatan asesori blog Anda. Asesori yang sekiranya mengganggu, lebih baik dihilangkan saja. Misalnya, background musik saat halaman blog di-load. Keren sih, tapi ini akan membuat beban halaman kita menjadi lebih berat, pengunjung yang koneksinya lemot bisa lari duluan sebelum situs blog kita terbuka penuh :)

Dengan penggunaan asesori yang tepat, pasti blog kita juga akan lebih apik

For beginner:
http://pernakpernikblog.blogspot.com

Entry Filed under: Summary. .

3 Comments Add your own

  • 1. Yohan BP  |  Desember 17, 2006 at 10:18 pm

    Mohon info, saya pernah coba aksesoris untuk note dan ucapan cantik. Tapi kok kolom yang sebelah kanan atas malah mlorot ke kanan bawah, padahal saya maunya di kanan atas. Ada kemungkinan space note terlalu lebar atau bgmn? mohon petunjuk

    Balas
  • 2. Fany  |  Desember 18, 2006 at 8:10 pm

    Mas Yohan,
    iya bisa saja itu karena lebar asesorinya lebih dari lebar sidebarnya (bagian kolom samping).
    Jadi coba pakai asesori yang lebarnya tidak melebihi.
    Atau kalo mau tetep pakai ya kolom sampingnya ikut diperlebar… (harus utak-atik di templatenya).

    Balas
  • 3. arimbi  |  April 4, 2007 at 1:33 pm

    kak, bikin artikel supaya keluar tulisan “baca selengkapnya” tuh formatnya apaan???

    Eh, artikelku kan nggak harus ditampilkan semua di blog, klo mau disimpan gitu gimana kak????

    Terimakasih sebelumnya

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tentang Situs Ini

Saya: http://blog.faniez.net.
Blog ini: adalah blog pendukung buku saya. Berisi info update dari buku saya.
(faniez#gmail#com)

RSS Tutorial/Tips Blog

@My Links

a

Arsip

Postingan Terakhir

RSS Personal Blog

Meta

Statistik Blog Ini

Else